Arsip Postingan
Ketika Pengabdian Seorang Ibu Menjadi Jalan bagi Generasi Berikutnya
Nama Dr. Hj. Jasmurni Munir, SKM., M.Kes. hidup dalam sebuah ikhtiar yang diteruskan keluarganya. Pengabdiannya di bidang kesehatan dan pendidikan, serta perjalanan menghadapi kanker, menjadi bagian dari inspirasi lahirnya BJM Foundation. Melalui yayasan ini, kenangan tentang beliau menemukan bentuk yang dapat dikerjakan bersama: membuka kesempatan belajar dan memperkuat kehidupan masyarakat.
![]() |
| Bunda Jasmuni Munir & Sanihu Munir |
Beliau berpulang pada 2022. Kehilangan itu meninggalkan pertanyaan yang dekat dengan banyak keluarga: bagaimana meneruskan nilai seseorang setelah kehadirannya tidak lagi dapat kita temui? Bagi keluarga yang membangun Yayasan Bunda Jasmurni Munir, jawabannya tumbuh melalui kerja sosial dan pendidikan. Yayasan berdiri secara legal pada 2023, lalu mengembangkan kegiatan di Sambuli, Kendari, pada 2024.
Perjuangan menghadapi kanker merupakan bagian dari kisah hidup beliau, tetapi warisan yang ingin diteruskan menjangkau lebih luas. Ada perhatian pada kesehatan, kesempatan memperoleh pendidikan, dan kehidupan masyarakat. Nilai tersebut menjadi dasar bagi yayasan untuk melihat kebutuhan manusia secara utuh, sekaligus bekerja sesuai kemampuan dan tahap perkembangan lembaga.
Salah satu wujudnya adalah Pondok Pesantren Tahfidz Safinatun Najah, yang diresmikan pada 9 Juni 2024. Pada awal perjalanannya, pondok memiliki 155 santri. Angka ini menggambarkan titik awal sebuah tanggung jawab: menyediakan ruang belajar yang perlu dijaga keberlangsungannya, mendampingi anak dalam pendidikan Al-Qur’an, dan membangun hubungan dengan keluarga mereka.
Pengembangan PKBM Jasmine Insantama memperluas arah ikhtiar tersebut. Pendidikan kesetaraan dirancang menjadi bagian dari lingkungan belajar yang saling melengkapi dengan pesantren. Harapannya, anak dan anggota masyarakat memiliki lebih banyak jalan untuk mengembangkan kemampuan akademik, karakter, serta keterampilan hidup. Harapan ini membutuhkan pekerjaan bertahap, bukan janji perubahan yang terjadi seketika.
BJM Foundation merumuskan visinya sebagai upaya menciptakan masa depan berkelanjutan melalui pemberdayaan komunitas. Pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, keterampilan, riset, serta pengetahuan menjadi bidang yang hendak dihubungkan. Sambuli adalah tempat kerja yang sedang dibangun; tujuan yayasan tidak dibatasi hanya untuk masyarakat pesisir.
Bagi kami, membawa nama seseorang dalam sebuah lembaga berarti memikul tanggung jawab untuk merawat nilai yang menginspirasinya. Itu tercermin dalam pilihan yang sederhana: memperhatikan kebutuhan belajar, mendengar keluarga, dan menata penggunaan dukungan agar dapat dipertanggungjawabkan. Keteladanan memperoleh makna ketika diterjemahkan menjadi pekerjaan yang terus diperbaiki.
Bagi keluarga, nama beliau menyimpan kenangan yang sangat pribadi. Melalui yayasan, kenangan itu dapat diteruskan tanpa meminta orang lain mengenal beliau terlebih dahulu. Masyarakat dapat bertemu dengan nilai pengabdiannya melalui kesempatan yang dibangun.
Anda dapat mengambil bagian dalam perjalanan ini melalui dukungan pendidikan, perlengkapan belajar, keahlian, atau kemitraan yang sesuai kebutuhan yayasan. Kontribusi finansial pun dapat dibicarakan bersama admin agar tujuan penggunaannya jelas. Hubungi BJM Foundation untuk mengenal prioritas yang sedang dikerjakan dan memilih bentuk keterlibatan Anda.
Mengenang Dr. Hj. Jasmurni Munir melalui pendidikan memberi ruang bagi lebih banyak orang untuk ikut meneruskan nilai pengabdian. Setiap dukungan yang disepakati dengan baik membantu menyiapkan langkah berikutnya. Di situlah sebuah warisan keluarga dapat menjadi kesempatan yang dibangun bersama masyarakat.

